Anda disini : TOP >> Dunia Olahraga >> Sumo Dijajah Asing
Sumo Dijajah Asing

Predikat sebagai premanG yang mungkin menyeretku menjadi suka sama olah raga berbau adu jontos. Dari tinju, K-1(Kick Boxing kelas berat), Pride(adu jontos tanpa batasan), bahkan sampai olah raga tradisional Jepang, Sumo. Di dunia pertinjuan, masih terpukau sama kekuatan si leher beton Mike Tyson pada masa jayanya. K-1 melahirkan idola semacam Jerome Le Banner, sementara pride mengingatkan aku kepada kecerdikan seorang Kornikov.

Olah raga Sumo, yang menyisakan memori kepada seorang pesumo ganteng bernama Takanohana, yang setelah mengundurkan diri sebagai atlit, berubah haluan menjadi pelatih.Kerajinannya berlatih mengantarkan pemuda yang memang lahir dari keluarga pesumo ini bisa menduduki posisi puncak di era tahun 1990-an. Berat badannya yang 'hanya' berkisar 140Kg, termasuk ukuran sedang cenderung kecil di antara pemain sumo yang rata-rata di atas 150Kg.

Beberapa tahun terakhir, olah raga Sumo seakan dikuasai oleh atlit-atlit asing. Ini juga yang kerap menjadi bahan cemoohan dalam lingkungan per-sumo-an Jepang. Olah raga tradisional, malah posisi puncak dipegang oleh pesumo-pesumo asing yang datang ke Jepang dan merangkak dari bawah berlatih di sela-sela pesumo lokal yang memang sangat mendominasi dari segi jumlah.


Turnament terakhir yang diadakan awal sampai pertengahan bulan Mei 2008 yang lalu, semakin mengukuhkan dominasi pesumo import. Kotooshu, pesumo berpostur tinggi berkebangsaan Bulgaria, berhasil menjuarai turnament yang diadakan selama 15 hari berturut-turut itu. Dengan kemenangan dengan rekor 14 menang 1 kali kalah itu, diperkirakan Kotooshu akan menduduki posisi Yokozuna(sejenis Jenderal di alam persumoan), pada turnament yang akan datang. Pangkat sebelumnya baru Ozeki, urutan kedua dari pangkat tertinggi, Yokozuna.


Bila Kotooshu resmi menjadi Yokozuna,  posisi ini akan diduduki oleh 3 orang pesumo yang semuanya berwarga negara asing. Yokozuna paling senior adalah Asashouryu, pesumo Mongol yang resmi diangkat jadi Yokozuna sejak bulan Maret tahun 2003. Pria yang memiliki hobby mengutak-atik radio controller ini terkenal suka berulah sehingga pernah diskorsing oleh organisasi Sumo Jepang, namun kekuatannya dalam arena, membuat banyak orang bersimpati kepadanya.

Yokozuna yang lain Hakuho, juga berkebangsaan Mongol.Beliau menduduki posisi tertinggi di kepangkatan sumo sejak bulan Juli tahun 2007 kemarin.


Bertenggernya 3 orang pesumo asing di posisi Yokozuna ini, semakin meyakinkan para peminat olah raga mahal ini  kalau memang era tuan rumah sudah semakin tidak berkutik di bawah serbuan pesumo-pesumo asing. Maka lengkaplah sudah anggapan orang-orang bahwa Sumo yang notabene olah raga tradisional Jepang, dan kompetisi profesionalnya hanya ada di Jepang ini, sudah dijajah oleh asing.

Track Back : http://manage.catatanku.com/tb.cgi/226_985_2008_06