Anda disini : TOP >> Dunia Keluarga >> Cerita Tentang Pembantu
Cerita Tentang Pembantu
Iseng-iseng melihat tulisan seorang teman di blognya berjudul pembantu, disamping juga terinspirasi oleh berbagai hal, maka PremanG pun berniat ikutan latah menulis tentang pembantu ini.

Bermula dari pembantu di rumah yang ingin mudik lebaran, sementara karena sang bini kerja di luar kota, dan aku sendiri hanya hidup berdua sama si Farhan, maka terpaksa diadakan negosiasi tingkat tinggi dengan sang pembantu. Tujuannya, minimal dia menunda kepulangannya setelah lebaran aja. Maklum, karena keadaan, saat ini di rumah tidak mungkin tanpa pembantu.

Kalang kabut nyari sana-sini, akhirnya dapat juga. Berjanji masuk kerja pertengahan puasa, ditunda pas setelah lebaran, dan ditunda lagi hingga beberapa hari, akhirnya sang pembantu baru datang juga. Ini artinya, pembantu lama sudah tidak masalah pulang kampung.

Kemarin ada 2 kejadian yang lumayan membuat hati tersenyum geli. Pertama, tentang bini yang dapat semprot dari tetangga di kampung karena sempat menawari pembantu tetangga kerja di rumah orang tuanya. "Aku kan dah bilang ke pembantu itu agar berminat atau tidak, jangan kasih tau majikan kamu", kilahnya. Aku hanya menjawab, bahwa langkah kamu itu tidak benar. Atau minimal kurang beretika. Pantas kamu menuai akibatnya dengan dimarahi sama tetangga. Sadis juga yah?

Belum lagi reda hal marah-marahan dengan tetangga, giliran orang tua yang heboh karena pembantu di rumahnya kembali nyolong duit yang ada dalam laci, untuk yang ke sekian kalinya. Jawabanku tetap ketus, "Berhentikan aja. Wong dah tau tabiatnya". Hal itu langsung ditimpali sama sang bini, "Emang gampang nyari pembantu sekarang?". "Kalau gitu, jangan beri dia kesempatan untuk nyolong", jawabku singkat. "Bapak sih enak aja ngomongnya", kata bini sambil melirik dengan mimik kurang senang dengan keacuhanku. dalam hati aku hanya bisa menjawab, "Yah...hidup tuh jangan dibikin susah". :)

Ternyata, pembantu menyimpan banyak bahan untuk diceritain. Dibutuhkan, dan kadang juga menyusahkan. Tapi apa ada hal di dunia ini yang gak ada efek sampingnya, sekecil apapun itu? Secara umum saja, memang susah mencarinya. Bagaimana dengan anda? Adakah bahan cerita yang bisa diberi judul "Pembantu"?

Track Back : http://manage.catatanku.com/tb.cgi/226_1163_2008_10